Sering membersihkan telinga, apakah baik?

Assalamualaikum wr. wb. Hallo Humerian 🙌,

Humerus berbagi datang lagi nih! Kali ini kita akan bahas tentang masalah kotoran telinga yang kadang mengganggu sehingga tak jarang banyak orang menggunakan cutton bud untuk membersihkannya. Lalu, perlu ngga sih membersihkan kotoran telinga itu? 👂

👉Sebelumnya apa sih kotoran telinga itu? 😯
Kotoran telinga atau dalam istilah kedokteran dikenal dengan serumen merupakan hasil produksi dari kelenjar minyak, kelenjar seruminosa, dan epitel kulit yang terlepas dan juga partikel debu.

Nah sebelum membersihkan telinga, yuk kita liat dulu mengenai fakta tentang kotoran telinga!

▶Telinga bisa membersihkan dirinya sendiri
Telinga bagian luar memiliki kemampuan untuk membersihkan dirinya sendiri melalui serumen yang akan membersihkan, melindungi dan melumasi saluran telinga bagian luar.
▶Bertindak sebagai pelindung
Serumen terdiri dari lisosom, glikoprotein, immunoglobin dan lipid yang memiliki efek bakterisidal yaitu pertahanan terhadap bakteri. Serumen juga memiliki pH rendah yang tidak disukai oleh benda asing seperti serangga, sehingga menurunkan resiko infeksi telinga
▶Kotoran telinga akan keluar dengan sendirinya
Tanpa perlu membersihkan dengan cotton buds, ternyata kotoran telinga akan keluar dengan sendirinya loh kawan. Dengan bantuan mengunyah dan menelan akan membantu kotoran bergerak keluar dari saluran telinga.

💡Jadi perlu ngga sih kita bersihkan telinga? Yap, jawabannya perlu namun tidak terlalu sering dan berlebihannya ya karena dapat menyebabkan iritasi pada telinga. Berikut tips untuk mejaga telinga tetap bersih dan sehat:

✅Memebersihkan daerah sekitar rongga telinga dengan handuk yang lembut
✅Hindari telinga dari suara yang terlalu keras
✅Menjaga telinga untuk tetap kering.
Telinga yang lembab dapat menjadi sarang berkumpulnya bakteri sehingga menyebabkan infeksi. Kita bisa menggunakan handuk setelah selesai mandi untuk menjagan telinga tetap kering.
✅Pemeriksaan telinga secara rutin.
Untuk membersihkan kotoran telinga dapat dilakukan setiap 6 bulan sekali dengan dokter spesialis THT bila terdapat penumpukan kotoran telinga.

Gimana nih, jadi tau kan sekarang? Kalo kalian suka, bisa lho dilike👍 and share 📤 ke teman-teman kalian, ke mantan atau gebetan juga boleh 😃
Oh, iya kalau kalian punya pertanyaan yang ingin dibahas di huber, bisa langsung komen di bawah yaa 😉

Sekian dulu ya, HUBER kali ini. Sampai jumpa di Humerus Berbagi berikutnyaaa!

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

TBMM Humerus FK UII
Cepat, tepat, selamatkan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *